Senin, 29 Juli 2013
Rumah adat Sunda
Rumah Adat Sunda umumnya dibangun menggunakan bahan-bahan alami seperti kayu, bambu, ijuk, daun kelapa, sirap, batu, dan tanah. Selain itu, bangunannya tidak berdiri langsung di atas tanah, melainkan berbentuk rumah panggung. Tujuannya adalah melancarkan sirkulasi udara sekaligus menghindari serangan dari binatang buas.
Tinggi panggung rumah-rumah khas Parahyangan ini biasanya sekitar 40 hingga 60 cm di atas permukaan tanah, cenderung dilengkapi geladak berupa tangga serta teras depan. Uniknya, bentuk atap pada Rumah Adat Jawa Barat memiliki perbedaan pada tiap-tiap wilayah Tanah Sunda
Bentuk atap atau kalau orang sunda menyebutnya (suhunan), Beberapa Rumah Adat Sunda dibuat untuk menyesuaikan dengan keadaan alam serta kebutuhan masyarakatnya. Beberapa model rumah khas Parahyangan dilihat dari atapnya adalah suhunan jolopong atau regol, suhunan tago, suhunan badak heuay, suhunan perahu nangkub, suhunan capit gunting, suhunan julang ngapak, suhunan buka palayu, dan buka pongpok.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar